Lucu Banget, Manusia Pengguna Instagram yang Buat Second Account!







Hari Rabu yang cerah, gua memutuskan untuk menghidupkan kembali blog ini.




dulu gue sempet bilang ke diri gue "kalo diterima di UI nanti kayanya asyik kalo gue selalu berbagi pengalaman gue selama di kampus. IYA! gue akan lakukan itu nanti!"


itulah awal mula alasan munculnya blog ini.


tapi seiring berjalannya waktu gue melupakan ambisi gue tersebut. ya kadang MANUSIA emang SUKA LUPA kalo udah dikasih senang. Kalo lagi terpuruk, baru deh nyesal.


Nah, gue merasa harus ada yang diubah dari konsep blog gue. Gue pengen blog ini bukan jadi tempat gue berbagi pengalaman-pengalaman menarik aja selama gue kuliah. Gue Pengen ini Jadi Tempat GILA - GILAAN SELAMA GUE HIDUP.


Hubungan nya sama judul di atas adalah, banyak orang yang sengaja bikin second account di instagram, atau sosmed lain nya hanya untuk bergila-gilaan di sosmed, memposting muka - muka kalian yang lucu atau hanya sekadar stalking akun orang yang kalian suka (tapi gamau sampe ketauan). Ibarat kata nih, lu pengen being crazy di tempat ramai. tapi karena gamau orang tau bahwa lo adalah pelakunya, then you use a mask to cover your face.


Kalau kalian adalah salah satunya, gue tidak menyalahkan kelakuan seperti itu. TAPI

Kalo lo bisa gila-gilaan di tempat sepi, kenapa harus di tempat ramai. Jadi lo gaperlu menutupi identitas lo, toh ga ada yang lihat. Apalagi kalau tempat sepi itu jauh di luar jangkauan orang-orang terdekat lo.

Dan menurut gue pribadi, blogspot.com adalah tempat yang cukup sepi di mana gue bisa melakukan hal apapun sesuka gue. Keluarga gue juga sepengetahuan gue gaada yang jadi blogger atau hobi nulis-nulis random kaya gue.


So, gue bisa melakukan apapun sesuka hati gue tanpa harus menutupi identitas gue sebagai manusia bernama Anwar Imam Prayogi, yang pada tahun 2018 diterima di sebuah kampus di Kota Depok.





-------->>> Inilah awal dari perjalanan baru Blog Gue, selamat menikmati.<<<-------



Comments

Popular posts from this blog

Tulisan Malam Minggu

Maaf, Hanya Iseng Menulis